Tampilkan postingan dengan label teripang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teripang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 April 2012

Keajaiban Green Gamas herbal laut obati berbagai penyakit

|0 komentar

Keajaiban GREEN GAMAS

       Bpk. Jasril (46 th)
Ambien (Berak Darah) 
Jl. Pemancungan Tepi Air, Kel. Pasar Gadang, Padang 

Saya adalah Suami dari Ibu Yenita dan Orang tua dari Wati, sebelumnya selama kurang lebih 5 tahun saya mengidap Ambeien dalam dan sering mengalami buang air besar disertai dengan keluarnya darah segar, kondisi ini sebetulnya memprihatinkan diri saya dan keluarga terutama istri, tp solusi belum saya dapatkan. Sama seperti Istri saya, setelah melihat perkembangan kesehatan anak saya si Wati yang sangat menggembirakan  setelah konsumsi GREEN GAMAS, maka saya juga tertarik untuk mencobanya, siapa tahu Ambeien saya juga ikut sembuh.Setelah saya coba dan belum genap satu botol GREEN GAMAS, sangat menakjubkan…keluhan-keluhan saya terutama “berak darah” tidak pernah saya alami lagi, dan perut saya terasa lebih nyaman. Terima kasih PT Greenext Int`l yang telah memperkenalkan GREEN GAMAS kepada INDONESIA.
Mudah-mudahan Green gamas  tetap Jaya…dan GREEN GAMAS nya LAKU KERAS !!! Amin….
Ibu Yenita (44 th) 
Magh & Asam Urat
Jl. Pemancungan Tepi Air, Kel. Pasar Gadang, Padang
Saya sudah lama menderi Asam Urat dan Maagh, sudah bermacam-macam obat saya coba tetapi tidak kunjung sembuh. Setelah mengetahui Anak saya yang bernama Wati (23 th) sembuh dari Maagh Kronisnya  setelah konsumsi GREEN GAMAS maka sayapun tertarik untuk mencobanya…dan saya sangat bersyukur sekali, karena belum genap satu botol, semua keluhan-keluhan saya sangat teratasi. Dan saat ini saya merasakan tubuh segar dan fit seperti dahulu. Terima kasih semuanya….GREEN GAMAS Hebat !!!

7.      Wati (23 th)
Magh Kronis
Jl. Pemancungan Tepi Air, Kel. Pasar Gadang, Padang 
Telah lama sekali saya menderita Maagh Kronis dan seringkali kumat, kalau sedang kumat sakitnya luar biasa hingga rasa nyeri seakan-akan tembus ke jantung disertai dengan sesak nafas, tidak doyan makan hingga badan kurus kering. Berbagai macam pengobatan sudah saya jalani, keluar masuk rumah sakit dan berganti-ganti Dokter sudah saya lakoni, dan telah banyak biaya yang telah dikeluarkan oleh Orang tua saya sampai2 menjual tanah segala demi kesembuhan saya.Walaupun telah menghabiskan biaya puluhan juta tetapi “Makhluk” yang namanya sembuh belum kunjung tiba, bahkan kalau saya konsumsi obat-obat dari dokter badan saya selalu gemetar sampai saya tidak mau lagi mengkonsumsinya, serba salah memang !!! Minum obat badan gemetar, tidak minum obat Penyakit Kambuh !!!?
Pada akhirnya saya diperkenalkan GREEN GAMAS oleh Tante Khilda (tetangga saya), kata beliau GREEN GAMAS bagus untuk segala macam penyakit, dengan kemampuan biaya yang sangat terbatas akhirnya saya beli hanya satu kapsul GREEN GAMAS.Sehari kemudian saya merasa heran, karena badan saya sangat nyaman dan kondisi ini tidak seperti biasanya.Kesimpulan saya waktu itu, mungkin ini hasil dari saya konsumsi GREEN GAMAS, akhirnya di hari kedua saya beli lagi satu kapsul dan singkat cerita, belum genap satu botol GREEN GAMAS keluhan Maagh saya sebagian BESAR telah sirna. Dan yang membuat saya lebih bahagia adalah kedua orang tua saya juga mengikuti jejak saya untuk konsumsi GREEN GAMAS secara RUTIN, dan sekarang saya SEHAT, ibu saya SEHAT, Ayah saya juga SEHAT…GREEN GAMAS LUAR BIASAAA !!! Terima kasih Tante Khilda !!!


            Ibu Khilda (35 th)
Insomia, Tulang Ngilu, Sakit Kepala, Magh Kronis
Jl. Pemancungan Tepi Air 41, Kel Pasar Gadang, Padang
Sudah lama saya menderita sulit tidur (Insomia), kepala sering sakit, Tulang terasa ngilu dan yang juga menggangu saya juga mengidap Magh Kronis. Tetapi semenjak perkenalan pertama saya dengan GREEN GAMAS di Hotel Nabawy Padang, satu jam setelah konsumsi GREEN GAMAS, telapak kaki saya langsung merasakan nyaman, padahal sebelumnya telapak kaki saya terasa sakit atau nyeri.Kemudian “keajaiban” terjadi lagi pada malam harinya, yang biasanya sulit tidur, malam itu tidur saya sangat mudah dan nyenyak sampai pagi.
Keesokan harinya saya menyimpulkan kalau GREEN GAMAS ini adalah produk “ajaib”, produk “sulap”, yang akhirnya sampai dengan sekarang saya GETOL memperkenalkan GREEN GAMAS pada semua orang baik keluarga, tetangga, teman dll dan Alhamdulillah…banyak dari mereka yang awalnya sudah putus asa terhadap penyakitnya akhirnya mereka menemukan kesembuhan yang selama ini di damba-dambakan, Terima kasih PT. Greenext Int`l…GREEN GAMAS mu memang Tokcerrrr !!!
Jl. Pemancungan Tepi Air 41, Kel Pasar Gadang, Padang
Selly adalah anak pertama dari Ibu Khilda, semenjak bayi sampai dengan usia 10 th Selly menderita sesak nafas, bahkan disetiap nafas Selly selalu di iringi dengan bunyi, apalagi ketika sedang tidur maka wajib hukumnya Selly mendengkur, dan setiap hari selalu Flu sampai keluar ingusnya (lebih parah setelah bangun tidur), selain itu pula walaupun Selly masih usia 10 th, namun semenjak usia 5 th Selly sudah menderita Keputihan yang terasa sangat nyeri apabila sedang kambuh.
Semenjak Ibu Khilda merasakan manfaat dari GREEN GAMAS, maka dengan penuh harapan beliau memberikan GREEN GAMAS  kepada Putrinya.
Pada saat pertama konsumsi satu kapsul menjelang tidur, dipagi harinya terjadi sebuah “keajaiban” !!! disela2 maaf…celana dalam Selly terdapat banyak Gumpalan berwarna hijau dan Alhamdulillah Selly tidak merasakan nyeri sedikitpun, kemudian diwaktu yang bersamaan ketika bangun dari tidur dari hidung Selly Ingus yang keluar tidak sebanyak hari-hari sebelumnya. Kondisi ini membuat Ibu Khilda dan Suami lebih termotivasi untuk melanjutkan terapy GREEN GAMAS kepada Putrinya. Walhasil di hari yang ke 8 (sehari 1 Kapsul) derita yang dialami Selly selama ini berkurang sampai dengan 85 %. Dan pada saat Kesaksian ini dibuat, bisa dikatakan kondisi kesehatan Selly mendekati 100 %, LUAR BIASA !!! Penderitaan seumur hidup Selly selama 10 th, berakhir sudah setelah bertemu dengan GREEN GAMAS…ini adalah kekuasaan dan kehendak Allah semata, kami sekeluarga mengucapkan Terima kasih kepada PT. Greenext Int`l, GREEN GAMAS RANCAK BANAAAA !!!
Rikardo (8 th)
Ranking 40 Besar
Jl. Pemancungan Tepi Air 41, Kel Pasar Gadang, Padang

Ibu Khilda bercerita tentang Anaknya Rikardo usia 8 tahun, Anaknya cukup sehat dan ceria.Tetapi dalam hal pelajaran Rikardo sulit sekali untuk mengikuti atau menangkap Pelajaran secara maksimal, dalam hal prestasi Rikardo cukup menonjol, dia mendapatkan Ranking 40 besar hehehehe....Ketika Ibu Khilda mengetahui salah satu kandungan di dalam GREEN GAMAS ada OMEGA 3 (DHA & EPA), maka secara rutin Ibu Khilda memberi Rikardo 1 butir GREEN GAMAS setiap hari.
Setelah genap 10 hari atau baru menghabiskan 10 butir GREEN GAMAS, Rikardo menunjukkan hasil yang sangat-sangat Positif, daya tangkap dia terhadap pelajaran sangat bagus dan cepat. Singkat cerita sekarang Rikardo berhasil mencapai prestasi yang cukup lumayan, bisa tembus 15 besar, satu prestasi yang bagus bagi Rikardo jika mengingat sebelumnya dia hanya masuk dalam Ranking 40 besar.
Ibu Khilda dan Keluarga sangat berterima kasih pada distributor GREEN GAMAS LUAR BIASA !!
Ibu Eti (46 th)
Radang Ginjal
Komp. Jala Utama Blok G2 No.21, Parak Laweh, Padang

Setelah melahirkan saya mengalami pembengkakan sehingga terlihat seperti orang Obesitas, setelah saya periksakan ke dokter ternyata saya menderita RADANG GINJAL. Berbagai cara dan usaha baik melalui dokter maupun alternatif belum menunjukkan hasil yang memuaskan, dan ini berlangsung kurang lebih 1,5 bulan.
Suatu hari saya diperkenalkan Green Gamas oleh teman saya, awalnya saya konsumsi Green Gamas 1 kapsul selama 3 hari, Alhamdulillah kondisi saya Jauh membaik yang akhirnya saya lanjutkan. Setelah mengkonsumsi 1 kapsul selama 15 hari, Keajaiban Datang pada diri saya, pembengkakan pada tubuh saya berkurang drastis, bahkan saya mulai berani makan dan minum yang di larang oleh dokter.Setelah habis 2 botol Alhamdulillah saya merasa sangat sehat dan sembuh, walaupun demikian saya tetap konsumsi  Green Gamas 2 x 2 setiap harinya. Terima kasih Green Gamas....!!!

                                 
PEMESANAN GREEN GAMAS
Distributor :
contact person : 0856-9281-9898/ sdr.yusman
Jaminan barang sampai.
Pengiriman dengan JNE,pengiriman terpercaya dalam dan luar negeri.

Minggu, 15 April 2012

Artikel dari majalah trubus tentang teripang emas atau gamat atau green gamas

|0 komentar
Sea Cucumber (Teripang/Timun Emas)

adalah makhluk yang jarang terusik .....

Tetapi Tuhan telah menciptakan makhluk laut tersebut sebagai makhluk yang memiliki khasiat luar biasa dan telah mengatasi banyak masalah kesehatan & kecantikan yang dihadapi umat manusia di seluruh dunia .....

 

Setiap penyakit, ada obatnya. Jika anda belum mendapatkan kesembuhan, semoga Teripang menjadi jalan anda menikmati kesehatan sejati .....

Artikel dari majalah trubus :
Teripang Jinakkan Serigala Liar
Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba-tiba saja ia takut menghadapi kehidupan. Maklum, sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan-Nya?

Kengerian itu berawal pada sebuah siang nan terik. Ketika berlibur di Yogyakarta, alumnus Universitas Diponegoro itu menyempatkan diri ke Malioboro. Di pusat keramaian itu tiba-tiba mata kaki terasa amat nyeri, seperti dipukul palu. Tak kuasa menahan nyeri, ia pun menjerit sehingga puluhan pasang mata tertuju padanya.

Semula Rachma Dwiyanti mengira terkilir akibat kelelahan. Itu diperkuat pernyataan ahli refleksi yang ditandangi beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Setelah dipijit satu jam, rasa nyeri lenyap. Namun, seminggu berselang, ketika Rachma kembali ke Banjarmasin, rasa nyeri kembali hinggap. Kali ini, rasa nyeri tak mempan diurut. Ia tak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya lantaran nyeri meluas. "Jika kambuh, jalan menjadi susah," kata Rachma. Wanita kelahiran 21 Januari 1974 itu berbaring di tempat tidur lantaran tak berdaya melakukan aktivitas apa pun.

Selain nyeri di seluruh sendi, di tangan kerap muncul benjolan. Jika sudah begitu, ia demam dan tangan tak mampu digerakkan. Menjelang malam penghujung Mei 2005, nyeri hebat ia rasakan, sehingga berjalan pun terseok-seok. Suaminya, Muhammad Frisyal Pattisahusiwa yang baru pulang dari bekerja terkejut. Frisyal baru menyadari penyakit istrinya bukan sekedar pegal linu yang mudah disembuhkan obat warung. Ia langsung melarikan Rachma ke rumah sakit yang berjarak 40 km dari rumahnya.

4 dari 11

Diagnosis dokter menunjukkan penyakit yang diderita Rachma bukan sembarang rematik. Lantas ia dirujuk ke ahli rematologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Di sana ia menjalani serangkaian tes imunologi dan serologi. Hasilnya, ANA (antinuclear AB) pada darah ibu 2 anak itu positif kuat. Nilai C3 hanya 72 mg/dl jauh di bawah kisaran normal, 90-180 mg/dl. Artinya ia mengidap Sistemic Lupus Erythema (SLE) yang lebih dikenal dengan sebutan lupus. ANA merupakan parameter lupus.

Jika positif berarti ada aktivitas antibodi penyebab lupus. Sedangkan C3 dan C4, bagian kelompok protein globulin darah penghambat terjadinya peradangan dan infeksi. Jika nilainya di bawah kisaran, berarti mudah terjadi reaksi radang penyebab linu. Setelah 6 bulan bergelut dengan nyeri sendi, Rachma sadar penyakitnya sama dengan penyebab kematian sang adik. Sebelumnya ia sempat curiga, tetapi dari berbagai informasi yang ditelusuri sangat jarang saudara sekandung mengidap lupus. Namun, ia merasa beruntung penyakit ini terdeteksi lebih awal dibandingkan adiknya.

Sekitar 12 tahun dokter memvonis Dina -begitu adiknya dipanggil- hanya nyeri rematik. Saat Dina merasa kesakitan ketika disentuh, anggota keluarga lain mengira ia bercanda. Lima bulan menjelang ajal barulah ketahuan ia mengidap penyakit kelebihan imun.

Kelebihan imun akibat tubuh memberi reaksi berlebih terhadap rangsangan benda asing. Kemudian tubuh memproduksi terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditunjukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Sebab antibodi yang diproduksi berupa antinuclear AB (ANA) dan Anti double stranded DNA (Anti ds DNA) yang justru merusak tubuh.

"Gejalanya biasa-biasa saja, sehingga banyak dokter yang tidak mengetahui itu adalah gejala lupus. Banyak penderita lupus yang meninggal karena tidak terdeteksi secara benar", ujar dr. Toga Iwanoff Kasjmir SpPD-KR, ahli rematologi RSCM. Gejala penyakit ini hanya berupa demam, nyeri sendi, lemah atau lesu, dan rendahnya trombosit.

Agar tidak terjadi kesalahan diagnosis, ahli-ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA (American Rheumatism Association) untuk mendiagnosis lupus. Di antaranya ruam diskoid atau bercak putih di wajah, ruam malar kupu-kupu, radang selaput paru-paru atau jantung, dan kelainan ginjal-- protein dalam air kencing melebihi 500 mg/24 jam.

Indikasi lain, radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih, kelainan darah seperti anemia, leukopenia, trombositopenia, fotosensitivitas (sensitif terhadap sinar matahari), dan kelainan sistem saraf kejang atau kelainan jiwa.

Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan, kelaian immunologi (anti ds DNA positif, anti antibodi positif atau sel LE positif), anti-antibodi positif atau sel LE positif), dan kadar antibodi -antinuklir (ANA) abnormal) juga menjadi pertanda serangan lupus. Jika terdapat 4 gejala dari 11 parameter di atas, maka seseorang didiagnosis mengidap lupus.

"Sayangnya, gejala itu muncul dalam waktu panjang", kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. dari satu gejala ke gejala lain kerap berselang satu tahun.

Wajah Rembulan

Untuk mengatasi lupus, Rachma menenggak obat-obat mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain. Namun, mengasup bahan kimia itu justru menambah penderitaan.

"Tiga gigi saya patah dalam satu tahun", kata Rachma. Steroid memang bahan kimia pengeropos kalsium tulang dan gigi. selain itu, wajahnya membulat -dikenal dengan istilah moonface (wajah rembulan)-, kulit kering, rambut rontok, tulang punggung linu setiap saat, asam urat meningkat, dan lambung perih. Walau begitu, Rachma tetap mengkonsumsinya. Sebab, obat-obatan lupus memang hanya steroid.

Awal Maret 2006, Rachma membaca artikel Trubus tentang tripang (sea cucumber) mengendalikan lupus sendi. Lantaran ingin mempercepat kesembuhan, Rachma langsung mencobanya. Setelah seminggu mengkonsumsi, penderitaannya berkurang. Linu hilang, rambut menjadi tebal, kulit kembali kenyal dan halus. Sebelumnya, efek steroid membuat kulit Rachma kusam dan kering.

Kabar gembier itu juga dibuktikan melalui tes laboratorium setelah satu bulan konsumsi gamat (tripang). Hasilnya, niai ANA negatif, C3 sebagai aktivitas protein antibodi berkisar normal dengan angka 98 mg/dl, C4 meningkat ke angka 20 mg/dl, dan Laju Endap Darah 19 mm/jam. Ginjalnya diperiksa untuk mengetahui efek samping konsumsi gamat. Nilai uretum 15 mg/dl, tetap pada ambang batas 13-43 mg/dl dan kreatinin 0,6 mg/dl, pada kisaran normal 0,5-0,9 mg/dl.

"Dokter bilang, lupus saya lebih terkendali," kata Rachma. Kesehatan itu dapat bertahan asal ia menghindari matahari langsung pada pukul 10.00-15.00, istirahat cukup dan mengasup makanan bergizi.

..........

Menurut Howard Benedikt, MS, DC ahli nutrisi dari Long Island University, Amerika Serikat, menyebutkan vitamin E, omega-3 EPA, dan kelompok antioksidan gamat berpengaruh dalam pembuangan sitokinin. Hasil temuan Dr. Mittchell Kurk direktur medis Biomedical Revitalization Center of Laurence, New York, menunjukkan gamat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang atau linu sendi, tanpa efek samping. Sebab gamat memiliki komponen kondroprotektif yang memperbaiki tulang muda dengan merangsang metabolisme anaboliskondrosit serta menghambat reaksi katabolisme saat peradangan.*